
Argus merupakan salah satu hero Fighter dalam Mobile Legends: Bang Bang yang memiliki gaya bermain unik.
Hero berjuluk Fallen Angel ini dikenal melalui kemampuan ultimate Eternal Evil, yang membuatnya mampu bertahan dari serangan mematikan selama durasi tertentu.
Kemampuan tersebut membuat Argus terlihat sangat kuat dalam duel.
Bahkan, pemain yang baru mengenal Argus sering menganggap bahwa hero ini dapat memenangkan pertarungan hanya dengan mengaktifkan ultimate.
Namun, kenyataannya tidak sesederhana itu.
Argus merupakan Fighter yang membutuhkan item, pemahaman posisi, kemampuan membaca minimap, dan timing serangan.
Jika dimainkan tanpa strategi, Argus dapat kesulitan menghadapi hero dengan crowd control atau mobilitas tinggi.
Sebaliknya, pemain yang memahami rotasi EXP Lane, farming, split push, dan penggunaan Eternal Evil dapat membuat Argus menjadi ancaman serius.
Dalam artikel ini, kita akan membahas gameplay Argus Mobile Legends 2026 secara lengkap, mulai dari early game hingga late game.
Mengenal Gaya Bermain Argus
Argus merupakan Fighter yang mengandalkan basic attack.
Skill miliknya membantu mendekati target, memberikan damage tambahan, dan bertahan dalam pertarungan.
Berbeda dengan Tank yang berfokus menyerap damage, Argus membutuhkan kesempatan menyerang secara konsisten.
Karakteristik Gameplay Argus
| Aspek | Karakteristik |
|---|---|
| Role | Fighter |
| Lane utama | EXP Lane |
| Sumber damage | Basic attack dan skill |
| Kekuatan utama | Duel, tekanan turret, dan Eternal Evil |
| Kelemahan | Crowd control, kiting, dan salah positioning |
| Gaya bermain | Agresif tetapi membutuhkan timing |
| Strategi penting | Farming, rotasi, split push, dan pemilihan target |
Argus dapat dimainkan secara agresif, tetapi pemain perlu mengetahui kapan harus menyerang dan kapan harus mundur.
Persiapan Sebelum Memainkan Argus
Sebelum masuk pertandingan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
1. Pahami Skill Argus
Argus memiliki empat kemampuan utama:
Warmonger: Pasif yang mendukung serangan dasar.
Demonic Grip: Membantu Argus mendekati target dan mengubah posisi.
Meteoric Sword: Memberikan damage serta tekanan tambahan.
Eternal Evil: Ultimate yang memberikan perlindungan terhadap kematian selama kondisi dan durasi tertentu.
Pemain perlu memahami fungsi setiap skill sebelum menggunakannya dalam pertandingan.
2. Pilih Build yang Sesuai
Argus dapat menggunakan pendekatan item attack speed, on-hit, atau critical sesuai mekanik patch.
Contoh item yang dapat dipertimbangkan adalah Corrosion Scythe, Demon Hunter Sword, Berserker’s Fury, dan Malefic Roar.
Jangan mencampurkan Golden Staff dengan build critical tanpa memahami interaksinya.
3. Tentukan Battle Spell
Inspire cocok untuk mendukung serangan dasar dan duel.
Flicker dapat membantu mengubah posisi atau mengejar target.
Pilihan terbaik bergantung pada matchup dan kebutuhan tim.
4. Perhatikan Komposisi Lawan
Sebelum pertandingan dimulai, perhatikan apakah lawan memiliki banyak stun, suppression, knockback, atau hero dengan mobilitas tinggi.
Informasi tersebut membantu menentukan cara bermain Argus.
Gameplay Argus Early Game: Fokus Farming dan Menjaga Lane
Early game merupakan fase penting bagi Argus.
Pada tahap ini, Argus belum memiliki seluruh item utama sehingga damage dan kemampuan bertahannya masih terbatas.
Kesalahan yang sering terjadi adalah terlalu agresif sejak menit pertama.
Padahal, Argus membutuhkan perkembangan gold dan level agar dapat memberikan tekanan lebih besar.
1. Prioritaskan Last Hit Minion
Minion merupakan salah satu sumber gold utama di EXP Lane.
Usahakan mendapatkan last hit untuk memaksimalkan perkembangan ekonomi.
Jangan terlalu sering meninggalkan lane tanpa alasan.
2. Jangan Memaksakan Duel
Argus dapat menghadapi beberapa Fighter melalui pertarungan jarak dekat.
Namun, tidak semua matchup menguntungkan.
Jika lawan memiliki damage awal atau crowd control lebih kuat, bermain aman merupakan pilihan yang lebih baik.
3. Gunakan Skill untuk Trade Secara Terukur
Trade merupakan pertukaran damage antara dua hero.
Argus dapat menggunakan kombinasi Demonic Grip, Meteoric Sword, dan basic attack ketika kesempatan muncul.
Namun, jangan menghabiskan seluruh kemampuan hanya untuk memberikan damage kecil.
4. Perhatikan Posisi Jungler Lawan
Argus dapat menjadi target gank ketika terlalu maju.
Karena itu, perhatikan minimap dan informasi posisi lawan.
Jika Jungler lawan tidak terlihat, hindari pertarungan yang tidak diperlukan.
5. Jangan Mengabaikan Turret
Turret memberikan perlindungan ketika Argus belum memiliki item.
Jangan mengejar lawan terlalu jauh hingga kehilangan minion atau membuka kesempatan bagi lawan menyerang turret.
Cara Menghadapi Lawan EXP Lane Menggunakan Argus
Setiap hero EXP Lane memiliki karakteristik berbeda.
Karena itu, strategi Argus perlu menyesuaikan matchup.
Melawan Fighter dengan Sustain
Gunakan trade singkat jika pertarungan panjang tidak menguntungkan.
Perhatikan kapan lawan menggunakan skill pemulihan.
Jangan memaksakan duel jika tertinggal item.
Melawan Fighter dengan Crowd Control
Tunggu kemampuan kontrol lawan digunakan.
Jangan mengaktifkan Eternal Evil terlalu cepat.
Perhatikan posisi sebelum menggunakan Demonic Grip.
Melawan Fighter dengan Burst Damage
Jaga HP agar tidak terlalu rendah sebelum pertarungan.
Perhatikan kombinasi skill lawan.
Siapkan Eternal Evil ketika ancaman damage mematikan mulai muncul.
Melawan Hero dengan Mobilitas Tinggi
Jangan menggunakan seluruh skill pengejaran sekaligus.
Perhatikan dash atau Flicker lawan.
Cari kesempatan ketika lawan sudah menggunakan kemampuan kabur.
Rotasi Argus dari EXP Lane
Salah satu kesalahan pemain Argus adalah terlalu lama berada di EXP Lane tanpa memperhatikan objektif.
Padahal, EXP Laner memiliki peran penting dalam pertarungan Turtle dan team fight.
Kapan Argus Harus Rotasi?
Ketika Turtle akan diperebutkan.
Ketika Mid Lane membutuhkan bantuan.
Ketika Jungler menghadapi pertarungan dekat area EXP Lane.
Ketika wave minion sudah dibersihkan dan terdapat kesempatan membantu tim.
Cara Rotasi yang Benar
Bersihkan minion terlebih dahulu jika memungkinkan.
Perhatikan posisi lawan.
Bergerak menuju objektif melalui jalur aman.
Jangan masuk sendirian ke area tanpa vision.
Kesalahan Rotasi
Meninggalkan lane ketika minion lawan sedang menyerang turret.
Datang terlalu terlambat ke Turtle.
Mengikuti pertarungan kecil tanpa memperhatikan objektif.
Gameplay Argus Mid Game: Mulai Memberikan Tekanan
Mid game merupakan fase ketika Argus mulai memiliki beberapa item inti.
Pada tahap ini, damage basic attack biasanya menjadi lebih berarti.
Argus dapat mulai memberikan tekanan melalui duel, rotasi, dan push turret.
1. Cari Kesempatan Duel yang Menguntungkan
Jangan menyerang semua hero yang terlihat.
Perhatikan HP, item, dan cooldown lawan.
Jika lawan memiliki keunggulan besar, hindari duel tanpa bantuan.
2. Bantu Perebutan Turtle
Argus dapat memberikan tekanan kepada lawan ketika Turtle diperebutkan.
Namun, jangan langsung masuk ke tengah seluruh tim lawan.
Tunggu kesempatan untuk menyerang target penting.
3. Perhatikan Posisi Marksman dan Mage
Marksman dan Mage sering menjadi target menarik karena memiliki damage tinggi tetapi tidak selalu memiliki pertahanan besar.
Namun, Argus tetap harus memperhatikan Tank dan crowd control yang melindungi mereka.
4. Jangan Membuang Eternal Evil
Ultimate Argus merupakan salah satu kemampuan paling penting.
Jika digunakan untuk pertarungan kecil yang tidak memberikan keuntungan, Argus mungkin kehilangan perlindungan ketika objektif diperebutkan.
Gameplay Argus Late Game: Damage Besar tetapi Risiko Tinggi
Late game merupakan fase ketika banyak hero sudah memiliki item lengkap.
Argus dapat memberikan tekanan besar, tetapi lawan juga memiliki damage tinggi.
Satu kesalahan positioning dapat menyebabkan eliminasi yang merugikan tim.
1. Jangan Menjadi Pembuka Team Fight Secara Sembarangan
Argus bukan Tank utama.
Jika masuk terlebih dahulu, lawan dapat menggunakan seluruh crowd control untuk menghentikannya.
2. Tunggu Kemampuan Penting Lawan
Perhatikan kapan Tank atau Mage menggunakan skill kontrol.
Ketika beberapa kemampuan tersebut sudah digunakan, Argus mungkin mendapatkan kesempatan lebih baik untuk masuk.
3. Cari Target yang Tepat
Jangan selalu menyerang hero terdekat jika target tersebut terlalu sulit dieliminasi.
Namun, jangan juga memaksakan mengejar Marksman jika harus melewati seluruh tim lawan.
4. Perhatikan Lord
Pada late game, Lord merupakan objektif penting.
Jangan menggunakan Eternal Evil secara sembarangan ketika Lord akan diperebutkan.
5. Hindari Eliminasi yang Tidak Perlu
Respawn pada late game dapat memakan waktu lama.
Karena itu, jangan melakukan split push tanpa mengetahui posisi lawan.
Cara Menggunakan Eternal Evil dengan Timing yang Tepat
Eternal Evil merupakan kemampuan utama Argus.
Namun, banyak pemain salah memahami penggunaannya.
Ultimate tersebut bukan alasan untuk selalu menyerang tanpa perhitungan.
Kapan Eternal Evil Harus Diaktifkan?
Ketika Argus menghadapi ancaman damage mematikan.
Ketika sedang melakukan duel penting.
Ketika masih memiliki kesempatan memberikan damage.
Ketika perlindungan ultimate dapat membantu tim memenangkan pertarungan.
Kesalahan Menggunakan Eternal Evil Terlalu Cepat
Argus mengaktifkan ultimate sebelum lawan benar-benar menyerang.
Lawan kemudian mundur dan menunggu durasi perlindungan selesai.
Akibatnya, ultimate terbuang.
Kesalahan Menggunakan Eternal Evil Terlalu Terlambat
Argus menunggu sampai HP sangat rendah.
Ketika hendak mengaktifkan ultimate, Argus sudah terkena damage mematikan atau kehilangan kesempatan menggunakan skill.
Cara Menghindari Kesalahan Timing
Perhatikan animasi serangan lawan.
Kenali hero dengan burst damage.
Jangan hanya melihat jumlah HP.
Pertimbangkan posisi dan kemampuan kabur lawan.
Tips
Eternal Evil paling efektif ketika Argus masih memiliki kesempatan menyerang, bukan ketika seluruh lawan sudah berhasil melarikan diri.
Combo Skill Argus untuk Pemula
Argus memiliki beberapa kombinasi skill yang dapat digunakan sesuai situasi.
Combo Dasar
Skill 1 → Skill 2 → Basic Attack
Gunakan Demonic Grip untuk mendekati target.
Lanjutkan Meteoric Sword.
Kemudian manfaatkan basic attack.
Combo Duel
Skill 1 → Skill 2 → Basic Attack → Eternal Evil jika diperlukan → Basic Attack
Gunakan ultimate berdasarkan ancaman, bukan sebagai langkah otomatis.
Combo dengan Inspire
Skill 1 → Skill 2 → Inspire → Basic Attack → Eternal Evil sesuai kebutuhan
Aktifkan Inspire ketika target sudah berada dalam jangkauan serangan.
Combo Team Fight
Tunggu inisiasi → Skill 1 → Skill 2 → Basic Attack → Eternal Evil ketika diperlukan
Jangan masuk terlalu cepat jika lawan masih memiliki banyak crowd control.
Strategi Split Push Argus Mobile Legends
Split push merupakan strategi memberikan tekanan pada lane yang berbeda dari lokasi utama tim.
Argus dapat menggunakan strategi ini karena memiliki gaya bermain yang mendukung serangan dasar dan tekanan terhadap turret.
Namun, split push tidak selalu menjadi pilihan terbaik.
Kapan Argus Cocok Split Push?
Ketika tim lawan berkumpul di area lain.
Ketika wave minion mendukung.
Ketika Argus memiliki informasi posisi lawan.
Ketika tim dapat bertahan tanpa kehadiran Argus untuk sementara.
Cara Split Push yang Aman
Perhatikan minimap.
Dorong wave minion.
Serang turret jika aman.
Siapkan jalur mundur.
Hindari mengejar kill yang tidak perlu.
Kapan Harus Berhenti Split Push?
Ketika beberapa lawan menghilang dari minimap.
Ketika Lord akan diperebutkan.
Ketika tim membutuhkan bantuan dalam pertarungan penting.
Ketika Argus tidak memiliki ultimate dan risiko tertangkap terlalu tinggi.
Kesalahan Split Push
Terlalu lama menyerang turret.
Tidak memperhatikan posisi lawan.
Tidak memiliki rencana mundur.
Mengabaikan objektif besar.
Split Push atau Team Fight: Mana yang Lebih Baik?
Tidak ada satu jawaban untuk semua pertandingan.
| Situasi | Keputusan yang dapat dipertimbangkan |
|---|---|
| Tim sedang memperebutkan Lord | Bergabung atau menciptakan tekanan map yang terkoordinasi |
| Lawan berkumpul jauh dari lane | Split push jika aman |
| Tim tertinggal jumlah pemain | Hindari pertarungan yang tidak menguntungkan |
| Argus tidak memiliki ultimate | Bermain lebih hati-hati |
| Turret lawan hampir hancur | Pertimbangkan tekanan lane |
| Tim membutuhkan damage tambahan | Bergabung dalam team fight |
Keputusan harus mempertimbangkan kondisi wave, posisi lawan, dan komunikasi tim.
Cara Argus Menghadapi Marksman
Marksman sering menjadi target penting bagi Argus.
Namun, Marksman dengan mobilitas tinggi dapat membuat Argus kesulitan.
Tips
Dekati target melalui posisi yang aman.
Perhatikan skill kabur lawan.
Jangan menggunakan seluruh mobilitas terlalu cepat.
Aktifkan Eternal Evil ketika menghadapi ancaman besar.
Kesalahan
Mengejar Marksman hingga masuk ke tengah seluruh tim lawan.
Cara Argus Menghadapi Mage
Mage dapat memberikan burst damage dan crowd control.
Tips
Perhatikan skill utama Mage.
Jangan masuk ketika semua kemampuan kontrol masih tersedia.
Gunakan Demonic Grip dengan perhitungan.
Pertimbangkan item defense jika diperlukan.
Kesalahan
Menganggap Eternal Evil membuat Argus kebal terhadap seluruh bentuk crowd control.
Cara Argus Menghadapi Tank
Tank memiliki pertahanan besar dan sering melindungi damage dealer.
Tips
Jangan menghabiskan seluruh kemampuan hanya untuk menyerang Tank jika ada target lebih menguntungkan.
Gunakan item penetration ketika diperlukan.
Perhatikan crowd control.
Jangan memaksakan duel panjang tanpa keuntungan.
Cara Argus Menghadapi Assassin
Assassin memiliki kemampuan memberikan burst damage.
Tips
Perhatikan posisi Assassin.
Jangan menggunakan ultimate terlalu cepat.
Manfaatkan basic attack ketika berhasil mendekati target.
Jangan mengejar Assassin dengan mobilitas tinggi tanpa vision.
Strategi Argus dalam Team Fight
Argus dapat memberikan kontribusi besar jika masuk pada waktu yang tepat.
Namun, ia juga dapat tereliminasi cepat jika salah posisi.
Tahap 1: Sebelum Team Fight
Perhatikan posisi lawan.
Pastikan Eternal Evil tersedia.
Cari jalur masuk yang aman.
Tahap 2: Ketika Team Fight Dimulai
Tunggu kemampuan penting lawan digunakan.
Dekati target yang dapat dijangkau.
Gunakan combo skill.
Tahap 3: Ketika HP Mulai Berkurang
Perhatikan ancaman damage.
Aktifkan Eternal Evil pada waktu yang tepat.
Terus menyerang jika masih memiliki peluang.
Tahap 4: Setelah Ultimate Berakhir
Evaluasi posisi.
Jangan memaksakan pertarungan jika tidak menguntungkan.
Mundur ketika diperlukan.
Kesalahan Pemain Argus yang Membuat Tim Kalah
1. Terlalu Agresif pada Early Game
Argus kehilangan farming karena sering tereliminasi.
2. Salah Menggunakan Demonic Grip
Argus masuk terlalu jauh dan kehilangan mobilitas.
3. Mengaktifkan Eternal Evil Terlalu Cepat
Lawan mundur dan menunggu durasi ultimate selesai.
4. Terlambat Menggunakan Ultimate
Argus tereliminasi sebelum mendapatkan perlindungan.
5. Mengabaikan Minimap
Argus terkena gank ketika split push.
6. Terlalu Fokus Mengejar Kill
Tim kehilangan kesempatan mendapatkan objektif.
7. Tidak Membantu Turtle
Tim kekurangan pemain ketika objektif diperebutkan.
8. Menggunakan Build yang Sama di Semua Pertandingan
Argus kesulitan menghadapi komposisi tertentu.
9. Masuk Team Fight Terlalu Cepat
Argus terkena seluruh crowd control lawan.
10. Menganggap Ultimate Menjamin Kemenangan
Argus tetap dapat dikalahkan melalui pengaturan jarak, crowd control, dan timing.
Tips Argus untuk Solo Rank
Solo rank membutuhkan kemampuan mengambil keputusan tanpa selalu bergantung pada komunikasi tim.
Tips
Fokus farming.
Perhatikan minimap.
Jangan memaksakan duel.
Bantu objektif.
Gunakan sinyal komunikasi.
Perhatikan posisi Marksman dan Mage lawan.
Jangan melakukan split push tanpa informasi.
Simpan Eternal Evil untuk pertarungan penting.
Tips Argus untuk Pemula
Jika baru mempelajari Argus, mulailah dengan beberapa kebiasaan dasar.
- Latih penggunaan Demonic Grip.
- Pelajari jangkauan Meteoric Sword.
- Biasakan menggunakan basic attack setelah skill.
- Jangan terlalu cepat mengaktifkan Eternal Evil.
- Perhatikan cooldown ultimate.
- Fokus farming pada early game.
- Gunakan minimap sebelum menyerang.
- Jangan selalu mengejar kill.
- Pelajari kapan split push.
- Prioritaskan kemenangan tim.
FAQ Gameplay Argus Mobile Legends 2026
Bagaimana cara main Argus yang benar?
Fokus farming pada early game, gunakan skill untuk mendekati target, perhatikan timing Eternal Evil, dan bantu objektif ketika diperlukan.
Apakah Argus cocok untuk EXP Lane?
Ya. EXP Lane merupakan salah satu posisi utama Argus.
Apakah Argus kuat pada early game?
Kekuatannya bergantung pada matchup, level, dan item. Jangan menganggap semua duel early game menguntungkan.
Kapan Argus harus menggunakan ultimate?
Ketika menghadapi ancaman mematikan atau pertarungan penting yang masih memiliki peluang dimenangkan.
Apakah Argus cocok split push?
Ya, Argus dapat memberikan tekanan turret, tetapi harus memperhatikan minimap dan objektif.
Apa combo Argus untuk pemula?
Skill 1 → Skill 2 → Basic Attack merupakan salah satu combo dasar yang dapat dipelajari.
Apa Battle Spell Argus yang bagus?
Inspire dapat mendukung duel dan basic attack, sedangkan Flicker memberikan mobilitas tambahan.
Mengapa Argus sering kalah team fight?
Penyebabnya dapat berupa timing ultimate buruk, masuk terlalu cepat, terkena crowd control, atau salah memilih target.
Bagaimana cara menghadapi Tank menggunakan Argus?
Perhatikan armor lawan, gunakan item yang sesuai, dan jangan memaksakan serangan kepada Tank jika terdapat target lebih menguntungkan.
Apakah Argus cocok untuk solo rank?
Argus dapat dimainkan dalam solo rank jika pemain memahami farming, rotasi, positioning, dan objektif.
Kesimpulan
Argus merupakan Fighter yang memiliki kemampuan bertahan unik melalui Eternal Evil.
Namun, kekuatan Argus tidak hanya berasal dari ultimate.
Pemain harus memahami farming, rotasi EXP Lane, combo skill, split push, dan timing team fight.
Pada early game, fokus utama Argus adalah mendapatkan gold dan level.
Pada mid game, Argus dapat mulai memberikan tekanan melalui duel dan objektif.
Sementara itu, pada late game, Argus perlu lebih berhati-hati karena lawan memiliki damage dan crowd control yang besar.
Split push dapat menjadi strategi efektif, tetapi tidak boleh dilakukan tanpa memperhatikan minimap.
Dalam team fight, Argus sebaiknya mencari kesempatan masuk ketika situasi menguntungkan.
Kunci gameplay Argus yang baik adalah mengetahui kapan harus farming, kapan melakukan rotasi, kapan menyerang, dan kapan menggunakan Eternal Evil.
Dengan pengambilan keputusan yang tepat, Argus dapat memberikan kontribusi besar dalam pertandingan Ranked Mobile Legends.